Metodologi
Mekanisme pengumpanan kotoran sapi dan lain-lain pada biodegester volume 8 m3, untuk menghasilkan biogas secepat-cepatnya, dengan prosedur sebagai berikut:
support by: eepindonesia/2012-2013/
Mekanisme pengumpanan kotoran sapi dan lain-lain pada biodegester volume 8 m3, untuk menghasilkan biogas secepat-cepatnya, dengan prosedur sebagai berikut:
- Siapkan kotoran sapi (bebas benda asing) dan ayam (bebas benda asing) sebanyak masing-masing 500 kg dan 200 kg.
- Campurkan masing-masing 500 kg kotoran sapi dan 200 kg kotoran ayam dengan air bersih 500 kg.
- Lakukan pengadukan pada bak yang sudah disediakan dan siap untuk di masukan kedalam biodigester 8 m3.
- Diamkan selama 3 hari 3 malam dalam kondisi kran-kran yang ada pada biodegester tertutup rapat.
- Buka kran pegeluaran gas secara pelan-pelan pada biodegester dan periksa alat manometer, aliran gas, tes penyalaan, tes bau dan analisa campuran biogas untuk gas CH4, H2O dan CO2
- Tutup kembali kran pengeluaran gas pada biodegester rapat-rapat.
- Amati sistem pengeluaran biogas dan periksa kembali produksi biogas dengan cara amati flow rate biogas dan analisa hasil biogas secara fisika dan kimia.
- Bila sudah dipandang optimum dan atau stabil produksi biogasnya siap untuk digunakan biogas sebagai bahan bakar untuk memasak dengan menggunakan kompor tertentu dan hybrid pada generator listrik/pembangkit listrik rumah tangga.
- Lakukan pengisian kotoran sapi dan air bersama-sama setiap hari sebanyak 100 kg kotoran sapi segar dan 100 liter air bersih.
- Untuk pemasukan setiap 200 kg campuran kotoran sapi segar dan air akan keluar campuran atau slurry sebanyak 200 kg.
- Campuran kotoran sapi keluar dari biodegester setiap hari dan siap dipakai untuk pupuk organik tanaman.
support by: eepindonesia/2012-2013/
perdana!
BalasHapus